hal paling tidak menyenangkan adalah ketika menghadapi masalah,.. masalah membuat hidup menjadi tersiksa., apalagi jika kesalahan itu dilakukan oleh kebodohannya sendiri atau keteledorannya sendiri,.. Sebetulnya see,.. bukan semata-mata kesalahannya sendiri,.. namun mengapa orang yang dipercaya tak memahami kepercayaannya it hingga akhirnya siksa kesalahan itu harus terjadi,..
Sebagai misal kasus begini,.. ada seorang rekan yang menawarkan sebidang tanah sedangkan memang kita sedang menginginkannya. Kita pun selalu mencoba berkomunikasi dengan orang terdekat kita,.. yah,.. suami kita atau istri kita lah,..akhirnya ternyata, suami kita pun setuju dan akhirnya memproses bisa tidaknya ada kesepakatan harga,.. Hingga akhirnya,.. kesepakatan pun diperoleh,.. ternyata si pemilik tanah meminta uang jaminan,.. si suami meminta istrinya untuk menyiapkan uang itu,.. dengan dasar perhitungan yang pernah dia lakukan,. akhirnya uang itu diserahkan ke suaminya untu dihitung,. Eh,.. si suami malah menyerahkan uang itu untuk dihitung sendiri oleh si pemilik uang,,
saat si istri ingin ikut mengecek uang tersebut, si suami malah seolah-olah menyalahkan si isti yang ingin ikut menghitungnya,.. Nek wis diserahke ya wis no,.. yang kuherankan,.. sukanya kok malah menyalahkan istrinya itu yang tak bisa kumengerti dari si suami,.. Dan si istri pun mundur tak mau melanjutkan ikut menghitung dan ikut percaya saja hitungan si penerima,..
saat dia menghitung kembali uangnya yang masih tersisa,.. ternyata jumlahnya tak sesuai dengan perhitungannya,.. Dia mengira ikut terbawa dalam uang yang diserahkan tadi,.. hal itu disampaikan ke suaminya, lagi-lagi si suami menyalahkannya, " lha tadi kan sudah dihitung,.."
" Benar juga dah dihitung, tapi maksudku tadi dirimu juga tak suruh menghitung."
" paling lupa dah diambil untuk apa gitu,.."
ya Allah,.. betapa sukanya menyalahkan istrinya sendiri. Dalam satu kasus saja sudah ribuan kali menyalahkannya tanpa pernah mau disalahkan,..
Sungguh sikap yang menunjukkan ketiadaan kerja sama yang harmonis,.. mampukah anda bisa bertahan dengan kondisi demikian,..? si istri hanya menginginkan rasa saling pengertian,.. bukan suka menyalahkan secara mendadak begitu,.. yang jelas ,..si istri sedang berpikir bagaimana mengecek kembali ke sana,.. tapi mungkinkah itu.? Sudah ada kesepahaman ( seolah-olah deh,,,)
Kalau memang uangnya terbawa ke sana ,.. si istri hanya berharap agar si penerima MEMILIKI SIKAP YANG JUJUR, JANGAN MENYALAHGUNAKAN SEBUAH KEPERCAYAAN,...Kalau tak ada jalan keluar,.. mau tak mau si istri mesti memendam kekecewaan itu,.. dan tak tahu akan berakhir sampai kapan sebab tak tahu hal itu terjadi karena kesalahan siapa,..
Menurut Anda, bagaimana solusi terbaik untuk kasus tersebut????????????????????????/
Jumat, 27 September 2013
Mencari Solusi
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Selalu Terlambat
Tak ada gading yang tak retak atau tak ada manusia yang sempurna. merupakan sebuah peribahasa yang sudah terkenal sejak zaman dahulu. kalau ada yang belum mengerti maka bisa dikatakan telat info...yah,.. begitulah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari,.. banyak hal yang kadang orang lain sudah tahu,.. ternyata mengenal pun kita belum,... Sering telat dapat info baru kadang menyebabkan kita cengar-cengir sendiri,,,Juga tentang kolone tongkat dalam kepramukaan. Bila hal ini diketahui orang lain apalagi yang sudah lama menggeluti bidang kepramukaan,.. Dhuh,... namun, tak usah malu deh mempelajari sesuatu hal yang belum kita tahu walaupun bagi orang lain itu aneh,.. Tenang aja,.. ada lho seorang kakek yang sudah berusia 80 tahun baru mendapatkan ijazah SD,.. Yang penting,.. jangan tunjukin kebodohan dan keterlambatan kita mengetahui sesuatu hal dong,.. sikap biasa kayaknya adalah yang terbaik,..
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Minggu, 15 September 2013
Rahasia Diri
Setiap orang pasti punya rahasia yang tak mungkin dibagi dengan orang lain,.. hal itu tentu ada sebab tak semua yang ada dalam diri kita diketahui oleh orang lain,.. dan kurasa,.. banyak sekali hal yang disembunyikan oleh seseorang walaupun akhirnya sampai ia meninggal dunia,.. yah,.. sebab banyak sekali pertimbangan untuk itu hingga keberadaan diri itu tak perlu diketahui oleh orang lain,.. dan tentang ini juga,.. PENYAKIT,.. Apakah juga mesti dirahasiakan? padahal suatu penyakit bila tak segera ditangani akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri dan akan membunuh dirinya secara perlahan-lahan...
Tentang berpenyakit mioma uterus misalnya,.. kalau membaca berbagai artikel seee,.. mungkin dianggap tak berbahaya,. namun efek sampingnya ,.. dan juga tingkat miomnya itulah yang menyebabkan penderita menjadi tidak nyaman,..
dari haid yang terus-menerus,.. dan akhirnya juga banyak,.. lama-lama timbul keluhan sulit berkemih,.. juga kesulitan BAB,.. atau pinggul serta panggul yang sakit dan nyeri secara periodik dalam kualitas sakit yang bervariasi dari sedikit, sedang sampai berat,.. juga perut yang kadang terasa penuh,.. sering mual dan muntah sestelah makan apalagi yang amis-amis,..
Operasi pengangkatan miom/ apa iya mesti dilakukan?/ Dengan larascopi/ miomektomi? atau histerektomi? Ah,.. Entah apalagi yang harus ditempuh?
Pengobatan secara herbal sebenarnya sangat menarik,.. minum ekstak teripang, spirulina, ektra daun sirsat, ekstrak daun sirsat,..? yah,.. Semua mesti dicoba Atauuu,... Herbal cina Ling Sheng yao,..
Dan itu semua sangat menyakitkan,.. Sungguh sangat menyakitkan,..
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Minggu, 01 September 2013
Tentang Mimpi
Mimpi banyak jenisnya. Orang Jawa mengatakan mimpi sebagai " kembange wong turu " Bunganya orang tidur. Ada pula yang mengatakan bahwa seseorang bermimpi karena tidurnya terlalu lama alias " kakehan turu". Terlepas dari itu semua, berdasarkan pengalaman empiris beberapa penulis, mimpi memang merupakan sebuah firasat tentang kehidupan yang akhirnya akan dialaminya pada masa-masa mendatang dalam jangka waktu tertentu. Beberapa contoh :
1. Melompati sungai sepertinya tidak sampai sehingga ketakutan dan seolah terjatuh ke sungainya
sehingga bajunya basah. namun, sebelum itu terjadi, biasanya sudah terbangun. Bila bermimpi
demikian, biasanya dalam kenyataan, sedang menginginkan atau mengharapkan sesuatu akan
tetapi belum bisa mewujudkannya.
2. Merasa mati, sudah dimandikan orang banyak, dan akhirnya sudah siap untukdibawa ke makam.
mimpi ini menandakan bahwa si pemimpi sedang berputus asa atau sedang tidak mampu lagi
berharap apa pun seolah semua jalan sudah tertutup rapat untuknya.
3. Bisa terbang walaupun tanpa sayap,..ternyata artinya adalah cita-cita atau harapannya terkabulkan
4. Tinggal di sebuah daerah terasing bersama dalam keluarga kecil.Ternyata mimpi ini benar bahwa
akhirnya kita tinggal di daerah baru yang sama sekali belum pernah ditinggali sebelumnya.
5. Ketika sedang makan dengan suami di rumah,..dari atap rumah muncul seekor naga yang cukup
besar seolah hendakmembunuh atau sekedar menyakiti ... Mimpi ini berati keluarganya sedang
mendapat godaan atau cobaan yang cukup besar dan mengancam keutuhan dalam berumah tangga
sebab faktor penyebabnya teramat mendasar yaitu cinta dan ekonomi.
6. Diberi telur itik oleh seorang lelaki muda,..Mimpi ini berarti akan mendapatkan kesulitan dari
seseorang khususnya menyangkut hubungan asmara.
7. Ketika sedang menempuh sebuah perjalanan, di sebuah tempat diberi uang yang cukup banyak
oleh seseorang... mimpi ini berarti akan mendapatkan rezeki/pertolongan dari arah yang tidak
pernah disangka-sangkanya.
8. Dikunjungi ibundanya yang sudah meninggal dunia gar menyibakkan rambut yang menutupi pipi
dan wajahnya,... Mimpi ini ternyata berarti agar kita berziarah ke makam ibunda. Benar juga,
setelah ziarah,..Bunda taklagi hadir di dalam mimpi
9. Melihat ibundanya yang sudah meninggal duduk di atas batu di sungai dengan rambut terurai
menggendong bayi, matanya menatap tajamke arah kita namun tidak mengucapkan sepatah kata
pun.,.. Mimpi ini ( kata orang sih ) Bunda bahagia di alam sana, tetapi rindu pada kita dan ingin
agar mengunjungi makamnya.
10.Mau mandi di sumur yang ternyata airnya hanya sedikit,.. Sudah berhasilmenimbanya tetapi
belum jadi mandi... Kita ingin membersihkan diri tetapi belum berhasil sebab masih bisa tergoda
oleh berbagai persoalan duniawi di antaranya tentang urusan cinta dan harta.
11. Mandi di sumur,.. didatangi oleh dua ekor ular berbahaya yaitu ular kobra dan ular
welang/weling,.. Namun kedua ular itu belum menyentuh sama sekali,.. Ketikasedang
membersihkan diri,.. digoda dan diancam oleh dua orang yang sangat berbahaya
12. Mau mandi di sebuah sumur tetangga, sudah menimba dan ternyata airnya bening luar
biasa..Telah menemukan jalan hidup dan pegangan hidup yang benar yaitu Alquran dan
hadis,..Serta hanya ingin mengikutinya.
Itulah beberapa mimpi yang mungkin juga pernah anda alami... apakah juga menujukkan firasat yang sama???
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Berpenyakit agar menghargai Sehat
Kita pasti sudah pernah sakit bukan? Bila tiba-tiba kita sakit, seolah dunia begitu benci, bahkan kadang juga kita merasa bahwa usia hidup di dunia sudah hampir berakhir, dan tibalah saatnya kita bersiap-siap menjemput sang maut,...Pengalaman sakit pasti tak pernah manis,.. selalu saja kesedihan meliputi si penderita juga sanak keluarga : ibu, ayah, anak, suami, istri,.. dan juga anggota keluarga yang perhatian pada kesakitan kita dan akhirnya menengok untuk memberikan bantuan moral,.. ( makanya,.. Rasulullah SAW menyuruh kita untuk menengok sesama muslim yang sedang dilanda sakit )
Sakit bisa ringan, sedang bahkan sangat parah,... Kalau mengingatnya kembali,.. begitu seringnya sakit diderita seseorang ,.. dalam jangka waktu usia sekitar 45 tahun,.. antara lain :
1. Berpenyakit panas disertai perut melilit dan oleh dokter didiagnose terkena gejala typus,..
benar-benar sampai tak kuat mengangkat tangan. Dan ini berulang sampai dua kali yaitu pada usia
4 tahunan dan terulang kembali pada usia 11 tahunan. Masing-masing berlangsung sekita satu
bulan dan yang kedua sekitar satu minggu.
2. Bisulan sampai berkali-kali pada paha dan bokong... sehingga mesti berobat juga.
3. Terkena penyakit biduran ( nggak tahu istilah medisnya sih ),.. Mula-mula panas tinggi dan
akhirnya gatal di seluruh anggota tubuh.. ( usia 12 tahun )
4. Muncul benjolan-benjolan kecil di ketiak,.. yang kadang-kadang terasa nyeri juga ,.. baik pada
ketiak kanan maupun kiri yang jumlahnya masing-masing tiga.
5. Pernah juga muncul benjolan di perut. Dengan diberi berbagai ramuan akhirnya bisa pecah.
Ternyata isinya nanah dengan bau khas dan darah.
6. Sakit pinggang yang luar biasa,...
7. Nyeri di bagian perut di bawah pusar
8. Sakit kepala biasa
9. sakit kepala sebelah kanan ( migrain )
10. kaku pada bagian tengkuk dan sampai sulit digerakkan
11. Setelah sarapan pagi dengan lauk hewani biasanya muntah,.. semua yang dimakan keluar.
12. Dari data pada surat kontrol dokter pasca kuret tertulis uterus miomatoses .... ( kurang jelas
tulisannya )
Yah,... begitulah contoh sebuah pengalaman penyakit.dari rangkaian sakit dan gejalanya tersebut kelihatannya kok ada keterkaitan,.. dan akhirnya bermuara pada mioma uterus. Oh ya,.. pernah juga gak sakit pada tumit kaki bagian kiri yang kadang menjalar sampai ke jari jempolnya, ?
Sakit memang tak pernah diharapkan,.. Namun tak mungkin seseorang akan sehat terus,.. Dari sakit-sakit yang pernah diderita tersebut,.. dan juga yang belum sembuh total tersebut merupaka sebuah ujian bagi manusia untuk selalu mengingat akan kehidupan yang tidak kekal di dunia,.. Entah dalam jangka waktu seberapa,.. seseorang pasti akan menghadapi yang namanya kematian,.. walaupun kematian tak harus didahului dengan sakit atau penyakit lho,..
Makanya,.. kalau kita sedang sehat,.. ingatlah saat sedang diberi penyakit,..hingga kita bisa menghargai dan bersyukur atas anugerah Allah yang berupa KESEHATAN,..
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Sabtu, 24 Agustus 2013
Ujian Kehidupan
Ternyata, ujian kehidupan itu berlangsung secara terus-menerus sejak benih itu tertanam dalam rahim sang Ibu sampai dengan akhirnya ia mesti kembali lagi kepada Sang penciptaNya. innalillahi wa inna Illaihi roji'un,.. Bagaimana tidak? Sebuah perjuangan untuk dapat mengatasi segala macam faktor yang menyebabkan mengendornya semangat untuk terus bertahan tiada pernah habisnya. dan kalau diamati,.. memang begitulah kehidupan itu berlangsung. bagaimana kita bisa bersabar terhadap apa pun yang sebenarnya tidak kita suka terjadi tetapi ternyata tetap saja terjadi.
Contoh konkritnya : Saat kita dinomorsekiankan dalam sebuah urusan,.. kadang dalam hati protes luar biasa,.. bahkan sempat juga merasa disepelekan,.. tak dihargai, dicuekin, diacuhkan,.. bahkan juga dihina,. dilecehkan,.. dan entah perasaan-perasaan negatif lainnya,..
Contoh lain dalam sebuah keluarga yang ternyata memiliki keberagaman kesukaan atau hobby dari makanan hingga tontonan,.. dan hal ini sungguh sangat menyakitkan hati,.. Apa iya kita mesti terus berkorban demi keterpenuhinya kegemaran anggota keluarga kita tentang sepak bola misalnya,.. yang selalu dan selalu saja mengganggu keseharian kita namun mereka sama sekali tak mau tahu dengan kesuntukan kita,.. Dipaksanya kita selalu mengalah dan mengalah untuk ikut menikmatinya juga,..
juga tentang makanan,.. yang ternyata seleranya berbeda-beda,..Dari jenisnya,.. model menunya,.. rasanya sampai mungkin bentuknya,.. Ada saja yang menyebabkan komentar dan akhirnya menjadi bahan pembicaraan dan kadang sampai menyebabkan emosi berbicara,..
Atau mungkin ujian juga dari orang tua sendiri,,, yang seolah mengarahkan kadang juga terasa terlalu menuntut. Bahkan,.. apa pun yang kita lakukan kadang seolah tak berguna, tak ada artinya, biasa-biasa saja sehingga tak perlu untuk dikomentari,.. bahkan malah ada kesan terus saja mengatur-atur sampai hal-hal yang sekecil-kecilnya,.. Atau kadang juga selalu dan selalu tidak setuju dengan ide maupun inisiatif kita sendiri : Potong rambut tidak boleh,.. Rambut pakai poni gak boleh, ada teman ngajak dolan gak boleh, nonton TV gak boleh, membantu memasak katanya malah mengganggu, seneng karena dapat nilai bagus gak boleh, latihan motor dimarahi,.. ngomong salah, diam salah dikira gak mendengarkan dinasihati orang tua,.. Hmmmm,...
Dikasih uang jare gak mintan kalau gak dikasih,.. kapan mau ngasih uang sama orang tua.. beli sepeda gak boleh jare lebih baik uangnya disimpan saja,.. Betapa repotnya juga memahami kemauan dan keinginan orang tua sebab apa-apa serba salah,.. pusiiing deh,... Kalau di rumah jare kok di rumah,.. Kalau pergi jare kok pergi terus,.. Ketika sudah berkeluarga ,.. nek di rumah jare mestinya gak di sini sebab sudah hake suami,.. nek gak pulang diarep-arep supaya pulang,.. Juga ujian dari para tetangga di kanan dan kiri ,... Kok ya tega-teganya bilang sebagai wong gothil karo miskin,.. di depan mata lagi,... malah kadang marah-marah tanpa sebab sebagai wong nglurugan kok melu-melu,.. Sing dibela anake,.. Anake wong liya disiya-siya,.. kabeh padha ngomong,.. Atau tetangga yang suka nyuri kayu bakar, nyuri ayam,.. nyuri hape, uang,... atau yang suka meludah sampai terkesan menjijikkan,... hoooekkk,... cih,..
Atau juga tetangga yang nyetel musik salon keras-keras tak kenal waktu,... pagi, siang, sore, malam dengan musik yang semaunya,.. Atau malah dalam keluarga sendiri,... Atau orang-orang yang berbicara dengan suara keras seolah kita dikira budheg,... Bengok-bengok loap-laop mbudhegi kuping,... Dan itu musik yang memekakkan telinga,.. atau teriakan keras orang-orang penonton bola,.. marah-marah pada pemain yang dianggapnya ngawur menendang bola,... marah-marah sendiri,...Huhhhh,...
Atau juga nak yang membawa berita-berita tidak menyenangkan,... hapene hilang,.. minta yang baru, hapene jatuh jadi lcdnya rusak,.. temannya yang mbosenin,..,...... Atau yang gakmau bangun sebelum dibangunin,.. yang tiba-tiba ngambeg sebab gak ada teman,..
Ujian kehidupan,...masih akan terus berlangsung,... bahkan untuk dirinya sendiri yang sedang bergelut tentang berbagai persoalan pribadi,.. sakit yang diderita,.. problem pekerjaan,.. atau malah lagi jatuh cinta lagi kaleeeeee,... heeeeheeee yang mungkin juga akhirnya menguras pikiran dan energi,... Ahhhhhh,... .
Ujian kehidupan,... akan terus datang sampai engkau menutup mata,.. tetaplah berusaha istiqomah,...
Ada lagi nih,... Ujian lain,.. Niat ingsun mau berangkat bekerja pagi-pagi,... ehhhh,.. di kantor ternyata belum ada yang datang,... Ketika ada satu yang datang,... malah juga lagi jutek tuh,... dan datang lagi ngajak-ngajak foto,.. gak mau nyapa apalagi nyalami,...Atau laporan anak yang gak dipilih lagi jadi gita pati,..tape yang mati,.. temen yang sewot,... Yahhh,... begitulah sedikit dari sekian banyaknya ujian kehidupan,.... Kiranya itu belum seberapa kok ,... sebab yang lebih banyak dan berrattt di sana masih ada,... yang kelaparan,.. yang didera sakit selamanya,.. yang terluka dalam perang, yang kebanjiran, kebakaran, kecelakaan, terkena gempa ataupun tsunami,..cacat fisik, mental,maupun psikis,....
Yaaaaa ya..... yaaa,.... syukuri apa yang ada,... hidup adalah anugerah,... Jangan hanya memandang dan menilai deritanya sendiri,.. yang lebih menderita dari kita banyak kok,....,...
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Sabtu, 17 Agustus 2013
Antara Rumah, Pulang, dan Kematian
Rumah bagi seorang anak adalah yang dibuat oleh kedua orang tuanya. Sesederhana apa pun bentuknya asalkan di sana masih ada kedua orang tuanya pastilah anak akan merasa aman dan tenang tinggal di sana. Kondisi sesederhana apa pun, faktor itu adalah yang utama. Saat anak beranjak remaja dan akhirnya mencapai kedewasaan, setelah tiba saatnya ia harus disunting tau akhirnya membentuk rumah tangga sendiri,.. ia akan mengenal keluarga baru yang lain yaitu keluarga mertua, dan keluarganya sendiri,.. apalagi bila dia kahirnya sudah memiliki anak.Akhirnya, tiga rumah sudah yang ia kenal dan tempati. lalu, manakah sebenarnya rumahnya? Dan di manakah sebenarnya ia berkata akan pulang? Pulang ke rumahnya yang manakah? Rumah ketika ia masih ikut Bapak dan ibunya? Rumahnya Suami yang masih gabung dengan mertua? Atau rumah sederhana yang telah ia usahakan sendiri dengan susah payah walaupun ternyata sebenarnya dia merasa kurang nyaman juga di rumahnya sendiri itu?
Dia berpikir, yang manakah sebenarnya rumahku? Bila di tiga rumah itu dia kurang merasa nyaman, lalu ia berpikir untuk membuat rumah baru lagi dengan lingkungan yang lebih baik, dan konsep rumah yang dia banget,... apa iya ini yang terbaik? Kadang juga terpikirkan,.. Rumah masa depan bagi seseorang yang sebenarnya adalah di alam keabadian kelak yaitu setelah dia meninggalkan dunia fana dan menghadap sang llahi Rabbi.. Tapi,.. Sebuah peristiwa kematian bukanlah peristiwa yang sederhana. Kelak semua makhlik hidup akan mengalami,.. Dan yang sebenarnya kita semua antri menunggu giliran hadirnya ajal tersebut..
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Kamis, 15 Agustus 2013
Menjemput Kenyataan
Keberagaman kondisi dalam satu lingkungan menimbulkan banyak persoalan. Sebagai contoh mudahnya saja yang terjadi dalam satu keluarga. walaupun sudah satu rumah, perbedaan pendapat dan cara berpikir pasti tetap ada perbedaannya. Ya kalau misalnya itu pada sebuah keluarga kecil. Kalau misal dalam satu keluarga sudah dapat saling memahami satu sama lain, lingkungan di mana keluarga itu berada juga turut memengaruhi efektivitas keluarga tersebut. Yah,.. urusan atau permasalahan memang banyak sekali dan teramat kompleks sehingga dibutuhkan kemampuan lebih untuk memanagenya.
Banyak faktor, entah itu mendukung atau menghambat akhirnya memengaruhi suasana baru yang kadang terjadi walau itu tak pernah dikehendaki. Sungguh sesuatu hal kadang terjadi tanpa pernah kita ketahui mengapa hal tersebut akhirnya terjadi. Pada ha kita mesti segera mengambil sikap bahkan tindakan karena datangnya peristiwa tersebut. Jadi kupikir,.. yang terpenting adalah bukan fokus pada apa yang nanti terjadi, tetapi lebih pada apa tindakan kita bila sesuatu hal akhirnya terjadi.
Sebagai pemisalan saja,... pada awal Ramadhan kita sudah bersiap - menyambutnya dengan berbagai persiapan berpuasa, berbuka, sahur, tadarus, tarawih, zakat sampai Sholat Id. Akan tetapi, siapa yang akan menduga bila ternyata kenyataan berbicara lain dan itu sungguh di luar rencana yaitu harus opname di rumah sakit sampai beberapa hari karena menjalani perawatan karena ternyata menderita sakit yang lumayan parah dan harus menjalani operasi, terapi, radioterapi, bahkan sampai kemoterapi?
Katakanlah,.. persoalan tersebut ternyata menhabiskan waktu persis satu bulan ,.. Yakin deh,.. betapa berbagai konflik yang bersifat fisik maupun psikis akan terjadi dalam diri kita dan juga seluruh anggota keluarga
Katakan juga persoalan itu bisa teratasi walau tetap menyisakan persoalan-persoalan yang kompleks juga,.. Tibalah saatnya menjemput program baru yaitu mudik dan menyambut Lebaran,.. Betapa hebatnya kisah-kisah tak terduga terjadi saat persiapan lebaran dan mudik..
Mudik,.. ... Kalau aku cermati yang sebenarnya,.. seolah orang yang mudik adalah orang yang sukses dan akhirnya akan memberikan warna dan suasana gembira pada yang akan dikunjungi...
Dan fenomena yang tak kalah menarik pasca mudik dan lebaran adalah sakit,,... baik yang ringan sekedar flu, pilek ataupun diare dan demam,.. ada juga yang sampai harus masuk rumah sakit,.. ada juga untuk orang tua yang sudah lanjut,.. pada meninggal dunia,..
Sang waktu tentang itu hampir berlalu,.. kini mental harus dipersiapkan menghadapi yang di depan sana yaitu kembali pada aktivitas rutin yaitu bekerja dan belajar , mencari nafkah, dan menuntut ilmu,..walau masih menyisakan persoalan yang rumit, tetapi kita semua tentu tetap berharap dapat bertemu kembali dengan Ramadhan dan Idul Fitri tahun mendatang,.. amiiiin,...
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Minggu, 04 Agustus 2013
" Pulang kampung " ,... = " Mudik " ?
Hampir sebulan kita melewati bulan suci Ramadhan. dua atau tiga hari lagi hari raya Idul Fitri. Saat yang tepat untuk pulang kampung atau mudik. Apakah Anda juga akan mudik? Ataukah saat ini sedang mudik? { masih di perjalanan } atau malah ada yang sudah sampai di kampung halaman." Mudik" memeng menjadi fenomena yang cukup menarik bagi sebagian besar orang Indonesia khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera. Dari tahun ke tahun jumlah Pemudik tidak berkurang tetapi justru kian bertambah banyak,.. Dalam wawancara di TVRI diperkirakan jumlah pemudik tahun ini mencapai 170.000 orang { maaf kalau salah,.. Info ini udah kemarin ketika Bapak Tifatul Sembiring diwawancarai oleh Olga Lydia }
Mudik atau pulang kampung pada saat Lebaran identik dengan kesuksesan atau keberhasilan di perantauan. { Jakarta, Bandung, Tangerang, dan kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia. },..
..........................Budaya mudik ..........................Ora mudhik Bu,.. Mboten mudik Bu,.... Kapan mudiknya Bu?????,.... Pertanyaan yang akhir-akhir ini marak diterima oleh perantau dan menghendaki jawaban ,... Ataukah Anda terganggu dengan pertanyaan itu? Toh baru saja kalian juga pulang kampung? Kapan kejanya ,.... pulang kampung terus?
Tak ada yang mendorongku untuk pulang kampung,...
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Sabtu, 03 Agustus 2013
Si Dar,... si Pembuat Resah Masyarakat
Namanya Darwanto, orang biasa memanggilnya si Dar. Usianya sudah hampir 25 tahun tetapi tingkah laku dan pikirannya masih seperti anak usia di bawah 5 tahun. Badannya gemuk, pendek, hitam, bau, dan jorok sebab tidak pernah mandi. Sukanya bermain dengan anak-anak balita. Yang disukai adalah rokok, mercon, dan peralatan audio, serta uang.
Ketika kecil / kanak-kanak, kalau mau makan, piringnya dipukuli. Orang tuanya menganggap itu wajar. Namun, kadang memukulnya semakin keras bahkan tak jarang sampai piringnya pecah. Hal itu dilakukan bila menunya tak segera siap atau tidak sesuai dengan seleranya. Semakin bertambah usia, perangai anehnya pun semakin bertambah. Ia suka memukuli apa saja yang ada di sekitarnya bila keinginannya tidak dipenuhi. Pintu, jendela, papan rumah, alamari di rumahnya rusak karena dipukuli dan dirusaki. Orang tuanya tak bissa mengatasi kelakuan anaknya yang aneh seperti itu selain mengatakan bahwa, " Dasar bocah mbeying."
Para tetangga terdekat dan sanak keluarganya pun tak ada yang bisa mengehentikan perangai buruknya ini. BAB di rumah orang lain secara sembarangan adalah hal yang biasa.: bisa di depan pintu, di lantai rumah, di bawah tempat tidur, di mana pun,... yang jelas bukan di wc. Dan lagi-lagi semuanya tak ada yang bisa menghentikan aksinya itu.
Bila menginginkan sesuatu { mainan misalnya } harus dipenuhi. Kalau tak dipenuhi pasti merusak apa saja di rumahnya,.. piring, gelas, ember,.. dsb.Bila dipenuhi dan sudah tidak suka sedikit demi sedikit akan di lepasi tanpa bisa mengembalikannya kembali alias rusaklah mainan itu. Bila mainan itu punyae temen sebayanya, tak segan-segan ia akan mengambilnya tanpa sepengetahuan pemilik. Dan anehnya, biasanya tak ada yang tahu kapan mengambilnya. Namun, bila barangnya masih ada seringnya ya dikembalikan, tapi itu jarang, sebab biasanya langsung dirusak dan dimasukkan ke dalam sumur milik nenek atau tetangganya. Pernah sumurku dimasukin kucing sampai mati dan jadi bau dan harus dikuras. Ketika dibersihkan, banyak ditemukan barang-barang yang aneh-aneh dari celana dalam, BH, segala jenis baju lain, kayu, batang singkong, dsb. Bapaknyalah yang bertanggung jawab mengambilnya.{ waktu itu usianya sekitar belasan tahun }.
Pernah juga mainan mobil-mobilan anakku hilang,.. dan itu terjadi berkali-kali. Pernah juga mengambil sepatu, dan lama kelamaan mengambil di warung-warung sekitarnya dan biasanya berupa jajanan. Beranjak usianya yang dicurinya pun bertambah lagi yaitu uang. Berkali-kali kabar tentangnya mengambil uang di rumah tetangganya termasuk di rumahku. Uangku sendiri pernah diambil duu kali masing-masing sebanyak 57.0000 dan yang kedua 250.000. Heranku kok yan gak ada yang tahu waktu dia mengambil. Yang 50.000 dibuang di jalan dan dittemukan oleh Mbah Mur sedangkan yang 7000 katanya sudah untuk jajan. Sedangkan yang 250.000 dikonangi oleh Kang Buang dan akhirnya dikembalikan. Belum lagi uang tetanggaku yang tak terhitung banyakny.
Heranku,.. kedua orangtuanya keliahatannya tak tahu juga harus bagaimana mengatasinya. Semula see kadang dipukul atau yang lain. Semakin bertambahnya usia,.. kalau dimarahi dia membawa senjata tajam untuk mengancam orang yang telah diambil barangnya. Sering juga berpakaian aneh-aneh meniru di fil-film yang dia tonton yattu film- film horor semacam syetan, pocong, gendruwo, kuntilanak,.dsb.
Mencuri uang tetap berlangsung, bertambah lagi mencuri rokok. Warung-warung di seantero tempat tinggalnya pasti udah pernah kecurian, dari yang hanya satu batang, satu bungkus samapi satu pak bahkan lebih... Samapi dengan saat ini tak ada juga yang melaporkan ? belum melaporkan tindakannya ini. dan berikutnya, barang-barang yang diambinya adalah mercon, hp, tape, salon, kaset CD, mike,..dan peralatan audio lainnya misal tape recorder, dan DVD.. Dan itu pun tak/belum juga ada yang melaporkan. Semuanya biasanya hanya bisa berhati-hati agar rumahnya tidak menjadi sasaran untuk dicuri
Tak ada yang bisa berbuat apa-apa... walau uang dan barang-barangnya harus hilang dan tak pernah ada yang mengganti,.. sebab kedua orang tuanya sudah cuci tangan dengan tingkah polah anaknya ini. Di samping menjalankan aktivitas mencuri tersebut,.. hobinya di rumah adalah memutar TV atau CD sekeras-kerasnya seperti halnya orang punya acara /hajatan,.. dan itu tidak mengenal waktu,,.. pagi, siang, sore, petang, malam, sampai dengan dini hari... Musik akan mati kalau dia pergi/ mungkin pergi mencari sasaran,..
Mengapa semua ini dibiarkan? Semua tahu, bila melaporkan ke polisi pasti harus keluar biaya. Menyakiti ya malah kena sanksi sendiri apalagi sampai membunuhnya. Dulu, kabarnya Kakeknya pun pekerjaannya juga begitu... Mungkin karena zaman dulu dan sekarang sudah beda akhirnya perlakuan masyarakat pun berbeda juga. Kalau Kakeknya dulu mati dikuburhidup-hidup secara kolosal,..
Tak tahulah, akan sampai kapan aksi ini dijalain dan akan berlangsung,.. Sudah berapa hp yang dia curi tak ada yang tahu secara persis. Yang kuketahui saja,.. punya Rani, Pak lurah, Angkat,.. punyaku malah dua { tarkhir hari Jumat kemarin,.. }.. Tapi aku juga tak bisa menuduh sembarangan sebab barangnya sudah tak ada dan tidak melihatnya sendiri,...
Tiap hari kabar tentangnya adalah mencuri di sana dan di sini,.. Dan memutar musik sekeras-kerasnya tanpa mengenal waktu,... Siapa yang mau peduli ?????
Perempuan yang masih terus ingin belajar menjadi dirinya sendiri, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, menjadi istri yang baik untuk suaminya, menjadi ibu yang baik untuk anak - anaknya, menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik lagi berguna untuk kemajuan dan nama baik negara tercinta.
Langganan:
Postingan (Atom)
